Bokep Endang lalu mendesaknya

“Cepetan dong, kan kalian seharusnya nusuk duluan, seumpama ngga hendak aku cocok pun nih !” tutur Peti kemas Usep yang enggak teduh mau buru-buru menyetubuhi Ivana.
“Bercakap-cakap teduh atuh Peti kemas, ini udah hendak nih” tutur Endang yang mulai membuka pakaiannya
“Mari Neng, basahin dulu nih…isep !” dirinya sodorkan penisnya ke mulut Ivana bersamaan memegangi kuncirnya.
Ivana sedikit ragu memuatkan kontol Endang, sekiranya sedikit cicik kali belum sudah merasakan yang sehitam itu. Tapi Endang lalu mendesaknya, terutama sama kepala dipegangi sesuai itu, alhasil sama tertekan Ivana membuka mulutnya membengkalaikan kontol itu masuk. Sesaat setelah itu Endang menyingkirkan penisnya, diangkatnya kaki Ivana ke kursi sehingga dirinya masa ini tergolek di kursi sama kepala bersumber pada perut tonggok Peti kemas Usep.
Endang menggenggam miliknya lalu mengarahkannya ke faraj Ivana. Lelet-pelan mulai memasukinya, raga Ivana menekuk ke karena.

“Aaakkhh…!” begitu muncul dari mulutnya sampai kontol Endang terantuk ke dalam vaginanya.
Endang juga mulai menggoyangkan pinggulnya perlahan-lahan setelah itu semakin lamban semakin lekas. Endang melaksanakannya dalam posisi satu kaki naik kursi lalu kaki lainnya berdiri merentak lunas, kedia tangannya memegangi betis Ivana.
“Ah-ah-ah….uuhh…!!” desau Ivana sama mata tertutup
“Eco benar Neng ?” tutur Peti kemas Usep dekat telinganya
Dari Endang menggenjot Ivana, Peti kemas Usep lalu saja menahan badannya
bersamaan mencecar gala, kuping, lalu payudaranya sama kecupan lalu
sambaran. Sekarang dirinya lagi mengulum patera kuping Ivana lalu tangannya meremas
kedua payudaranya. Jelas puting Ivana pernah amat keras gara-gara
daritadi dimain-mainkan. Ivana sorangan tangannya mengepal kontol Peti kemas Usep,
dirinya mengocok-ngocok kontol itu gara-gara hornynya. Kedua kakinya mengisolasi
pinggang Endang, seolah-olah membeli disodok lebih dalam lagi.

http://aumf.net/forums/user/annrleary/