Bokep sibuk meremas sama lampas

“Ah, honey. Apa yang saya impikan sepanjang satu tahun ini buat bercinta balik denganmu, akibatnya selaku bukti,” tuturnya.
“Saya pula jantung hati, si sempit ini pernah lelet melawan buat dapat berdiam di goa milikmu yang hangat itu,” balasku sembari mencium hangat bibirnya.

Ciumanku itu dibalas Iza sama hangat. Balik permainan lidah yang luar normal terbentuk. Sementara tangan kananku sibuk meremas sama lampas dua gunung kembarnya yang sungguh menantang itu. Kemudian perlahan-lahan serta tanpa melontarkan kecupan pigura, saya menggotong Iza ke dalam kamar sama terus membolehkan kaca jendela tiada ditutup tabir, sehingga meluas perbedaan tersendiri dalam permainan berahi hamba.

Anyar saja Iza saya rebahkan di ranjang, sekonyong-konyong dia berdiri serta mendorongku sampai menggeblak. Beliau tampak kepingin mengambil inisiatif mengenai sama menciumi segala penggalan tubuhku sama ganasnya. Jadinya, ceceh saya yang semenjak semula pernah memadat itu, pernah tiada sabaran lagi buat dapat melatis ke dalam kahaf kenikmatan Iza. Pada masa Iza enak melumat bibirku, selaku berselindung “si sempit” saya arahkan persisnya di kahaf vaginanya.
“Ah, tetap jantung hati..,” desahnya.

http://shaboxes.com/author/dominickvcarlson/